Risk Management in Village Financial Management in Village Government in North Sumatera

Authors

  • Oktarini Khamilah Siregar Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Mohd. Abidzar Bin Zainol Abidin Universitas Utara Malaysia
  • Vina Arnita Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Rica Cahya Amalya Universitas Pembangunan Panca Budi

DOI:

https://doi.org/10.70062/harmonieconomics.v2i3.320

Keywords:

Central government policy, North Sumatera, Public Policy, Risk Management, Village Financial Management

Abstract

Village financial management plays a crucial role in ensuring the effective and efficient use of village funds, particularly when viewed from the perspective of risk management. Risk management in this context refers to efforts made by village governments to anticipate, identify, and address potential problems that may arise in the use of village funds. Central government policies provide an important foundation for quality planning, implementation, and supervision in village financial management. This study employs a descriptive approach to explain the challenges faced by village governments in managing finances and highlights the importance of applying risk management strategies to enhance village original income. In analyzing risks, accuracy and precision are required because the risks faced by the village government directly influence policy outcomes and ultimately affect the welfare of the community. By adopting appropriate risk management practices, village governments can mitigate financial mismanagement and improve revenue generation. One practical measure involves the application of targeted budget allocation policies, such as optimizing expenditure savings and ensuring effective absorption of funds. These strategies not only prevent misuse of resources but also promote sustainable financial growth at the village level. The implementation of village financial risk management is guided by the Minister of Villages Regulation, which serves as a formal reference for village governments in designing systems, procedures, and policies. Through the application of these guidelines, village governments are expected to achieve better financial governance, improve transparency, and strengthen accountability. Ultimately, risk management serves as an essential tool for ensuring that village financial management supports community development and enhances the welfare of rural society.

References

Asbeni, & Sunardi. (2018, Oktober 8). Manajemen risiko pengelolaan keuangan desa. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Lampung, 104-114. Politeknik Negeri Lampung. http://jurnal.polinela.ac.id/index.php/PROSIDING

Badan Pusat Statistik. (2019). Statistik keuangan pemerintah desa 2019. BPS Indonesia.

Badan Pusat Statistik. (2020). Statistik keuangan pemerintah desa 2020. BPS Indonesia.

Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik keuangan pemerintah desa 2021. BPS Indonesia.

Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik keuangan pemerintah desa 2022. BPS Indonesia.

Dura, J. (2016). Pengaruh akuntabilitas pengelolaan keuangan alokasi dana desa, kebijakan desa, dan kelembagaan desa terhadap kesejahteraan masyarakat. Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia, 10(2), 26-32. https://doi.org/10.32812/jibeka.v10i2.70

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2021). Pedoman pengelolaan dana desa ber-basis risiko. Jakarta: Kemendesa PDTT.

Maulana, M. (2023). Risiko korupsi pengelolaan anggaran desa. Jurnal Penelitian Multidisiplin, 1(3), 214-231. https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/armada

Muslih, M. (2020). Penerapan manajemen risiko dalam pengelolaan dana desa: Perspektif konseptual. Jurnal Media Birokrasi, 2(1), 73-86.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa.

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia No. 9 Tahun 2020 tentang penerapan manajemen risiko di lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Susanto, H. (2020). Manajemen risiko sektor publik: Studi kasus pengelolaan keuangan desa. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 5(2), 45-58.

Taufik, N. I., Pradesa, H. A., & Agustina, I. (2019). Persepsi risiko pada pemerintahan desa: Sebuah tinjauan dari perspektif perangkat desa di Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia, 13(1), 1-11.

Yuliani, R., & Firmansyah, A. (2022). Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa: Analisis penerapan regulasi. Jurnal Akuntansi dan Kebijakan Publik, 7(1), 88-102.

Yupita, L., & Juita, V. (2020). Pengaruh akuntabilitas pengelolaan keuangan alokasi dana desa, kebijakan desa, dan kelembagaan desa terhadap kesejahteraan masyarakat pada Nagari Sungai Tanang Kecamatan Banuhampu Ka-bupaten Agam. Eksis: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 11(1), 56-67. https://doi.org/10.33087/eksis.v11i1.176

Downloads

Published

2025-08-23

How to Cite

Oktarini Khamilah Siregar, Mohd. Abidzar Bin Zainol Abidin, Vina Arnita, & Rica Cahya Amalya. (2025). Risk Management in Village Financial Management in Village Government in North Sumatera. Harmoni Economics: International Journal of Economics and Accounting, 2(3), 205–212. https://doi.org/10.70062/harmonieconomics.v2i3.320

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.